You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Bakalan
Desa Bakalan

Kec. Tambakrejo, Kab. Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur

POSYANDU BULAN JULI DI DESA BAKALAN: PMT DAN SCREENING GRATIS UNTUK WARGA

Administrator 25 Juli 2025 Dibaca 679 Kali
POSYANDU BULAN JULI DI DESA BAKALAN: PMT DAN SCREENING GRATIS UNTUK WARGA

Bakalan, Tambakrejo – Posyandu Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro kembali melaksanakan kegiatan rutinnya pada bulan Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Pada Posyandu bulan Juli ini, para kader memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi tiga kelompok sasaran utama, yaitu balita, remaja, dan lansia. PMT yang dibagikan meliputi menu bergizi seimbang seperti bubur kacang hijau, telur rebus, buah-buahan, serta minuman susu untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi setiap kelompok usia.

Selain itu, kegiatan juga dilengkapi dengan layanan screening kesehatan gratis, meliputi:

  • Penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita

  • Pemeriksaan tekanan darah untuk remaja dan lansia

  • Konseling gizi dan kesehatan dasar

  • Edukasi pola hidup sehat

Kegiatan berlangsung di balai desa dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terutama para ibu yang membawa anak-anak mereka untuk diperiksa kesehatannya.

Kepala Desa Bakalan, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan Posyandu ini akan terus digalakkan karena terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi kerja keras para kader yang dengan sukarela menjalankan tugasnya demi kesehatan warga.

"Kegiatan Posyandu ini tidak hanya sekadar rutinitas, tapi juga investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat desa. Kami akan terus mendukung penuh," ungkapnya.

Dengan keberlangsungan kegiatan seperti ini, diharapkan angka stunting dan masalah kesehatan lainnya di Desa Bakalan dapat ditekan, sekaligus membentuk kesadaran hidup sehat di kalangan masyarakat.